JEMAC: Journal of E-business, Management & Accounting //ejournal.primakara.ac.id/index.php/jemac <div class="additional_content" style="display: flex; align-items: stretch; gap: 20px; margin-top: 0 !important; padding-top: 0 !important;"> <table style="flex: 2; width: 60%; height: 360px; border-collapse: collapse; border: 1px solid #ddd; font-family: inherit; font-size: 13px; background-color: #f0f0f0; box-shadow: 0 4px 8px rgba(0, 0, 0, 0.1); border-radius: 8px; overflow: hidden;"> <thead> <tr style="background-color: #feb335; color: white; text-align: left;"> <th style="padding: 9px 7.5px; font-size: 14px;" colspan="2">Journal Information at a Glance</th> </tr> </thead> <tbody> <tr style="border-bottom: 1px solid #ddd; background-color: #f2f2f2;"> <td style="padding: 7.5px;"><strong>Journal Title</strong></td> <td style="padding: 7.5px;">Journal of E-business, Management &amp; Accounting</td> </tr> <tr style="border-bottom: 1px solid #ddd;"> <td style="padding: 7.5px;"><strong>Abbreviation</strong></td> <td style="padding: 7.5px;">JEMAC</td> </tr> <tr style="border-bottom: 1px solid #ddd; background-color: #f2f2f2;"> <td style="padding: 7.5px;"><strong>Frequency</strong></td> <td style="padding: 7.5px;">Three issues per year (January, July, November)</td> </tr> <tr style="border-bottom: 1px solid #ddd;"> <td style="padding: 7.5px;"><strong>DOI</strong></td> <td style="padding: 7.5px;">prefix <a href="https://doi.org/10.59356/jemac" target="_blank" rel="noopener">10.59356/jemac</a> by Crossref</td> </tr> <tr style="border-bottom: 1px solid #ddd; background-color: #f2f2f2;"> <td style="padding: 7.5px;"><strong>Online ISSN</strong></td> <td style="padding: 7.5px;"><a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/XXXX-XXXX" target="_blank" rel="noopener">XXXX-XXXX</a></td> </tr> <tr style="border-bottom: 1px solid #ddd;"> <td style="padding: 7.5px;"><strong>Editor-in-Chief</strong></td> <td style="padding: 7.5px;">Ni Made Estiyanti, S.E., M.Si., Ak., Ph.D.</td> </tr> <tr> <td style="padding: 7.5px;"><strong>Organizer</strong></td> <td style="padding: 7.5px;">Primakara University</td> </tr> </tbody> </table> </div> <hr style="border: none; border-top: 0.3px solid #feb335; margin: 30px 0 10px 0;" /> <p style="margin-top: 20px;"><strong>JEMAC: Journal of E-business, Management &amp; Accounting</strong> merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian, kajian konseptual, dan studi empiris di bidang e-business, manajemen, dan akuntansi. JEMAC menjadi wadah bagi dosen, peneliti, praktisi, dan akademisi untuk menyebarluaskan gagasan, inovasi, serta temuan ilmiah yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, praktik bisnis modern, tata kelola organisasi, dan transformasi ekonomi digital.</p> <p>Jurnal ini terbit secara berkala dan melalui proses <strong>peer review</strong> untuk menjamin kualitas ilmiah, originalitas, dan relevansi setiap artikel yang diterbitkan.</p> <hr style="border: none; border-top: 0.3px solid #feb335; margin: 30px 0 10px 0;" /> Fakultas Ekonomi dan Bisnis Primakara University en-US JEMAC: Journal of E-business, Management & Accounting Segmentation Financial Reporting Analysis of PT Mitra Adiperkasa Tbk //ejournal.primakara.ac.id/index.php/jemac/article/view/29 <p style="font-weight: 400;">This study aims to examine segment reporting practices in publicly listed companies on the Indonesia Stock Exchange (IDX), namely PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). The study covers the period from 2021 to 2024 and is guided by PSAK 5 concerning operating segments in financial reporting. PSAK 5 requires the disclosure of operating segment information based on three quantitative thresholds: the 10% revenue test, the 10% profit or loss test, and the 10% asset test. This research employs a quantitative approach with a purposive sampling technique. Secondary data were obtained from the annual reports of MAPI. The findings indicate that, out of four analyzed segments, only the retail sales segment meets the PSAK 5 criteria. The remaining three segments-department store, café and restaurant, and other segments-exhibit fluctuating and generally declining values, failing to meet the PSAK 5 thresholds and therefore are not required to be disclosed as reportable segments. This study contributes to the segment reporting literature in Indonesia by incorporating materiality considerations and offering a managerial perspective on segment disclosure practices.</p> I Putu Oka Ardi Darma Yoga I Made Sarwa Premana I Made Dwitya Rastiawan Liya Anggraini Desak Putu Nitya Dewi Copyright (c) 2026 JEMAC: Journal of E-business, Management & Accounting https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-23 2026-06-23 10.59356/jemac.v1i1.29 Analisis Persepsi Pemilik Usaha Terhadap Pentingnya Laporan Keuangan //ejournal.primakara.ac.id/index.php/jemac/article/view/31 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pemilik usaha kecil terhadap pentingnya laporan keuangan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi praktik pencatatan keuangan dalam pengelolaan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 15 pemilik usaha kecil sektor perdagangan, jasa, kuliner, dan usaha rumahan di Kabupaten Cianjur. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui analisis tematik dengan tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha memiliki persepsi positif terhadap pentingnya laporan keuangan sebagai alat untuk memantau kondisi keuangan, mengendalikan arus kas, dan mendukung pengambilan keputusan usaha. Namun, praktik pencatatan keuangan yang dilakukan masih sederhana dan belum tersusun secara sistematis. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan pengetahuan akuntansi, keterbatasan waktu, serta persepsi bahwa penyusunan laporan keuangan merupakan aktivitas yang rumit. Selain itu, keputusan usaha masih banyak didasarkan pada pengalaman dan intuisi dibandingkan informasi keuangan yang terdokumentasi. Dalam perspektif Theory of Planned Behavior, temuan ini menunjukkan bahwa sikap positif terhadap laporan keuangan belum sepenuhnya diikuti oleh kemampuan dan keyakinan untuk menerapkannya dalam praktik. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan program literasi dan pendampingan keuangan bagi pelaku usaha kecil.</p> indah setia utami Antari Destriani Copyright (c) 2026 JEMAC: Journal of E-business, Management & Accounting https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 10.59356/jemac.v1i1.31 Pengembangan Strategi Bisnis UMKM Istana Kue Liem Menggunakan Business Model Canvas dan Analisis SWOT //ejournal.primakara.ac.id/index.php/jemac/article/view/34 <p>Istana Kue Liem merupakan UMKM kuliner rumahan yang telah berdiri sejak tahun 1996 di Tabanan, Bali, dan kini dikelola oleh generasi kedua. Meskipun memiliki produk berkualitas dengan resep turun-temurun, usaha ini belum mampu memanfaatkan potensi pengembangan bisnis secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model bisnis Istana Kue Liem menggunakan kerangka Business Model Canvas (BMC), mengidentifikasi faktor internal dan eksternal melalui analisis SWOT, serta merumuskan rekomendasi strategi pengembangan bisnis yang sesuai. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama usaha terletak pada reputasi jangka panjang dan kualitas produk, sementara kelemahan terbesar adalah pengelolaan media sosial yang belum konsisten. Strategi yang direkomendasikan meliputi pengembangan bisnis melalui penanganan media sosial, peningkatan pelayanan melalui online, serta pendaftaran usaha di e-commerce. Setelah penelitian, terjadi peningkatan yang terukur pada kinerja bisnis dan interaksi media sosial secara umum, di antaranya interaksi media sosial meningkat dari 2.000 menjadi 10.400 dalam 30 hari (naik sekitar 420%), pelayanan online yang lebih informatif, serta konten media sosial menjadi lebih konsisten dan bertema.&nbsp;</p> Made Zerlina Andriyani M. Nabil Syakh Alam I Made Adi Suyandana Putra M. Pelita Herlambang Made Irma Dwiputranti Copyright (c) 2026 Made Zerlina Andriyani, M. Nabil Syakh Alam, I Made Adi Suyandana Putra, M. Pelita Herlambang, Made Irma Dwiputranti https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-07-17 2026-07-17 10.59356/jemac.v1i1.34 Implementasi Good Corporate Governance Pada BUMN Telekomunikasi: Studi Kasus PT Telkom Indonesia (Persero) TBK //ejournal.primakara.ac.id/index.php/jemac/article/view/37 <p style="text-align: justify;">Penerapan Good Corporate Governance (GCG) merupakan aspek krusial bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam menciptakan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Meskipun demikian, penelitian terdahulu umumnya mengkaji GCG secara parsial baik dari perspektif kinerja keuangan, mekanisme tata kelola tradisional, maupun efektivitas whistleblowing system secara terpisah tanpa mengintegrasikan dimensi ESG dan tata kelola digital secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kelima prinsip GCG (TARIF) pada PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, mengkaji integrasi ESG dalam mendukung implementasi GCG, serta mengidentifikasi tantangan tata kelola di era transformasi digital. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif-analitis digunakan dalam penelitian ini. Data sekunder dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan studi kepustakaan terhadap laporan tahunan, laporan keberlanjutan, laporan keuangan, dan dokumen regulasi terkait, kemudian dianalisis menggunakan content analysis melalui tahapan unitizing, sampling, coding, dan inferencing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Telkom telah menerapkan seluruh prinsip GCG secara konsisten, tercermin dari keterbukaan pelaporan berbasis standar GRI 2021 dan IFRS, struktur pengawasan berlapis dengan Komite Audit aktif, kepatuhan regulasi 100%, sertifikasi ISO 37001, serta whistleblowing system yang seluruh aduannya ditindaklanjuti. Integrasi GCG dan program ESG GoZero% memperkuat posisi Telkom sebagai salah satu referensi praktik tata kelola BUMN modern. Meskipun demikian, tantangan struktural terkait independensi pengawasan dalam konteks kepemilikan negara, keamanan siber, dan konsistensi implementasi ESG di seluruh lini bisnis masih memerlukan perhatian berkelanjutan.</p> Atika Dwi Afsari M. Farhan Hakiki Ni Made Dwi Purniawati Copyright (c) 2026 Atika Dwi Afsari, M. Farhan Hakiki, Ni Made Dwi Purniawati https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 10.59356/jemac.v1i1.37 Financial Accounting Standards for Small and Medium Entities (SAK EMKM) Application in MSMEs' Financial Statements (UMKM Case Study In Kediri City) //ejournal.primakara.ac.id/index.php/jemac/article/view/42 <p>Small and medium-sized businesses usually do not comply with relevant criteria when preparing financial statements. MSME financial reports usually involve cash originating from daily cash transfers. Indonesian Institutions In an effort to assist MSMEs in this sector in overcoming challenges related to the preparation of financial reports, accountants issued Financial Accounting Standards for Micro, Small and Medium Enterprises (SAK EMKM) which came into effect on January 1 2018. Financial reports produced in accordance with SAK EMKM are prepared based on accrual basis and easy to implement. The application of SAK EMKM in preparing financial reports for small and medium enterprises in Kediri is a learning objective. This research was conducted using qualitative case study techniques and used primary data in the form of interviews, direct observation and documented transaction evidence. ADB's MSME financial reports in the form of financial situation reports, profit and loss reports, and notes to financial reports are research outputs.</p> gifta nisa Copyright (c) 2026 gifta nisa https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-03 2026-08-03 10.59356/jemac.v1i1.42