Pemberdayaan Guru dan Siswa SMPN 1 Bangli melalui STEM Generatif Berbasis Culturally Situated Design Tools (CSDTs)
DOI:
https://doi.org/10.59356/jenic.v1i3.17Keywords:
STEM generatif, CSDTs, kearifan lokal, Subak, literasi digital, pemberdayaan guru–siswaAbstract
Keterbatasan literasi digital, rendahnya pemahaman STEM generatif, serta minimnya integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran masih menjadi tantangan di sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan siswa SMPN 1 Bangli dalam penerapan STEM generatif berbasis Culturally Situated Design Tools (CSDTs) melalui pengembangan simulasi digital yang mengangkat budaya lokal Subak. Program melibatkan 10 guru mata pelajaran IPA, Komputer, dan Bahasa Inggris serta 20 siswa terpilih. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan penyamaan visi, demonstrasi penggunaan CSDTs, praktik langsung, diskusi kolaboratif, dan evaluasi berbasis pre-post test serta penilaian produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada berbagai indikator pembelajaran. Pemahaman konsep STEM generatif meningkat dari 42% menjadi 85%, keterampilan penggunaan CSDTs meningkat dari 35% menjadi 78%, kemampuan integrasi kearifan lokal meningkat dari 40% menjadi 80%, kemampuan analisis data dan visualisasi meningkat dari 38% menjadi 74%, serta keterampilan perancangan produk meningkat dari 30% menjadi 70%. Sebanyak 75% peserta berhasil menghasilkan prototipe simulasi digital yang memanfaatkan pola fraktal daun tanaman dan elemen ekosistem Subak sebagai konteks pembelajaran. Temuan menegaskan bahwa pendekatan STEM generatif berbasis CSDTs efektif meningkatkan literasi digital sambil memperkuat identitas budaya lokal. Ke depan, studi lanjutan dengan desain pembanding dan follow-up kelas reguler diperlukan untuk menilai transfer dan dampak jangka panjang.
Downloads
References
Ananda, P., & Salamah, U. (2021). Meta analisis pengaruh integrasi pendekatan STEM dalam pembelajaran IPA terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 7(1). https://doi.org/10.24036/jppf.v7i1.111634
Dharma, S. (2022). Pengaruh kecakapan literasi digital terhadap kinerja guru sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Gowa. Manajemen Pendidikan, 17(2), 117–129. https://doi.org/10.23917/jmp.v17i2.17569
Lesasunanda, R., & Malik, A. (2024). Peningkatan kualitas guru melalui literasi digital di MAN 1 Sumbawa Barat. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(3), 1904–1915. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i3.2365
Muhtadi, M., & Amertawengrum, I. (2023). Peran kurikulum pendidikan dalam meningkatkan literasi informasi dan kritis pada era digital di Indonesia. Jurnal Pendidikan West Science, 1(10). https://doi.org/10.58812/jpdws.v1i10.715
Paramita, A., Dasna, I., & Yahmin, Y. (2019). Kajian pustaka: Integrasi STEM untuk keterampilan argumentasi dalam pembelajaran sains. J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia), 4(2), 92–99. https://doi.org/10.17977/um026v4i22019p092
Puspitasari, E., Putra, P., & Handayani, R. (2021). Pengembangan buku ajar fisika berbasis science, technology, engineering, and mathematics (STEM) pada pokok bahasan suhu dan kalor di SMA. Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF), 2(1), 44–52. https://doi.org/10.30872/jlpf.v2i1.465
Sogen, M., Tanggur, F., & Domaking, A. (2023). Konsep berpikir kreatif guru dalam menerapkan literasi digital di sekolah. HINEF, 2(2), 57–61. https://doi.org/10.37792/hinef.v2i2.1005
Yulanda, G., & Rahmi, Y. (2022). Analisis kebutuhan lembar kerja peserta didik terintegrasi STEM pada materi keanekaragaman hayati untuk kelas X SMA/MA. Bioilmi Jurnal Pendidikan, 8(2), 128–136. https://doi.org/10.19109/bioilmi.v8i2.13586
, J. and White, R. (2024). Culturally relevant stem (crest): an integrated support curriculum for high school chemistry and world history. Education Sciences, 14(2), 182. https://doi.org/10.3390/educsci14020182
Johnson, A. and Elliott, S. (2020). Culturally relevant pedagogy: a model to guide cultural transformation in stem departments. Journal of Microbiology and Biology Education, 21(1). https://doi.org/10.1128/jmbe.v21i1.2097
McKeown, R. and Down, L. (2022). A critical reflection on online teaching for sustainability. Sustainability, 14(21), 13905. https://doi.org/10.3390/su142113905
Villa, A., Sedlacek, Q., & Pope, H. (2023). I dig stem: a teacher professional development on equitable digital game-based learning. Education Sciences, 13(9), 964. https://doi.org/10.3390/educsci13090964
Xu, L., Fang, S., & Hobbs, L. (2022). The relevance of stem: a case study of an australian secondary school as an arena of stem curriculum innovation and enactment. International Journal of Science and Mathematics Education, 21(2), 667-689. https://doi.org/10.1007/s10763-022-10267-5
Nadlir, M. (2016). Urgensi pembelajaran berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 2(2), 299. https://doi.org/10.15642/jpai.2014.2.2.299-330
Ogodo, J. (2024). Culturally Responsive Pedagogical Knowledge: An Integrative Teacher Knowledge Base for Diversified STEM Classrooms. Education Sciences. https://doi.org/10.3390/educsci14020124.
Putra, J., Susilawati, S., & Elhaq, A. (2020). Inovasi pendidikan: konsep dasar, tujuan, prinsip-prinsip dan implikasinya terhadap pai. Tamaddun, 22(1), 44. https://doi.org/10.30587/tamaddun.v22i1.2916
Rahman, A., Suharyat, Y., Ilwandri, I., Santosa, T., Sofianora, A., Gunawan, R., … & Putra, R. (2023). Meta-analisis : pengaruh pendekatan stem berbasis etnosains terhadap kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kreatif siswa. Innovative Journal of Social Science Research, 3(2), 2111-2125. https://doi.org/10.31004/innovative.v3i2.545
Restian, A., Deviana, T., & Saputri, Y. (2020). Pengembangan lks berbasis kearifan lokal di malang untuk siswa kelas iv sd. Scholaria Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 10(1), 85-91. https://doi.org/10.24246/j.js.2020.v10.i1.p85-91
Salgado, J., & Paglinawan, J. (2025). Teacher’s Challenges and Opportunities in Integrating Digital Technology in the Classroom. International Journal of Scientific and Management Research. https://doi.org/10.37502/ijsmr.2025.81022.
Sofiani, N., Frinaldi, A., Magriasti, L., & Wahyuni, Y. (2024). Kebijakan desentralisasi pendidikan serta implmentasi dalam pendidikan di indonesia. Menara Ilmu, 18(1). https://doi.org/10.31869/mi.v18i1.5273
Widiya, M., Lokaria, E., & Sepriyaningsih, S. (2021). Pengembangan modul pembelajaran ipa berbasis kearifan lokal kelas tinggi di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 3314-3320. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1281
Yuliana, E., Putri, H., Adishy, F., & Hasibuan, M. (2023). Analisis penerapan pendidikan stem di beberapa negara. Katalis Jurnal Penelitian Kimia Dan Pendidikan Kimia, 6(1), 7-14. https://doi.org/10.33059/katalis.v1i6.7940
Ferri, J. and White, R. (2024). Culturally relevant stem (crest): an integrated support curriculum for high school chemistry and world history. Education Sciences, 14(2), 182. https://doi.org/10.3390/educsci14020182
Lachney, M., Babbitt, W., Bennett, A., & Eglash, R. (2020). “a voice to talk about it”: cosmetologists as stem experts in educational technology design and implementation. European Journal of Open Distance and E-Learning, 22(2), 41-55. https://doi.org/10.2478/eurodl-2019-0009
Wang, H., Charoenmuang, M., Knobloch, N., & Tormoehlen, R. (2020). Defining interdisciplinary collaboration based on high school teachers’ beliefs and practices of stem integration using a complex designed system. International Journal of Stem Education, 7(1). https://doi.org/10.1186/s40594-019-0201-4
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ni Komang Dina Suciari, Sang Putu Kaler Surata, I Made Surya Hermawan, Ron Eglash

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



